Pendakian ku, Mahameru ku, M290 ku ^_^

Stasiun Lempuyangan – Yogyakarta 5 September 2005

Kami didas IV MMCT (Mahameru Mining Cruiser Team) mengikuti ritual penting dan wajib untuk mendapatkan Nomor Anggota MMCT dengan mendaki Gunung Semeru yang di kenal dengan sebutan SBTA 2005 (Semeru Bromo Tengger 2005). Gunung tertinggi di Pulau Jawa. Kami memulai perjalanan bertolak dari stasiun lempuyangan, dengan memesan 1 gerbong kereta Ekonomi berisi para calon pendaki Semeru yang terdiri dari angota MMCT, anggota muda MMCT dan peserta dari luar SBTA.

Stasion Lempuyangan - Yogyakarta

Kereta berangkat jam 8 pagi menuju Malang. Sampai di Kota Malang sekitar jam 7 malam dan kami langsung singgah untuk menginap di UMM (Univ Muh Malang). 6 Sepetmber 2005, Pagi jam 7 langsung siap2 untuk menuju Tumpang dengan mengendarai mobill Jeep yg kami sewa menuju Ranu Pane. Ranu Pane sudah berada di ketinggian kurang lebih 2.100 mdpl. Dan langsung menuju Ranukumbolo.

Parkiran di UMM

Parkiran di UMM

Dalam perjalanan menuju Ranu Kumbolo terasa sangat berat, karena ini merupakan pendakian ke dua setelah sebelumnya mendaki gunung Merbabu, jadi masih terasa kaget dengan medan yang seperti itu. Walaupun jalurnya tidak terlalu curam, tetapi kekuatan fisik dan mental sangat diperlukan untuk melakukan pendakian. Setibanya di Ranu Kumbolo yang sudah berada di ketinggian 2.400 mdpl, kami membangun tenda untuk bermalam dan menyiapkan makanan untuk mengganti energi yang sudah terkuras dalam perjalanan.

Mendirikan Tenda dan persiapan Makaaaann...!!

Mendirikan Tenda dan persiapan Makaaaann...!!

Aku hanya ternganga, takjub melihat keindahan Ranukumbolo. Kalo di terjemahkan keindahan ranukumbolo lewat tulisan bagi aku Cuma tertulis “ Ya Tuhan….inilah keajaiban dari Mu” sangat indah…

Aku dan Ranukumbolo

Aku dan Ranukumbolo

Di situ kita nda di bolehkan membuang sampah sembarangan!!!

Suasana malam sangat dingin menusuk tulang… gak kebayang kan dinginnya… serasa di kutub (padahal blum pernahke Kutub ^_^)

Ranukumbolo, 7 September 2005, 06.18

Selamat pagi Ranukumbolo…..!! owhhh cerahnyaaa pagi ini.. berselimut dingin dengan curahan sinar matahari yg hangat. Indahnyaaaa Tuhaan… gak habis-habisnya aku takjub dan masih heran dengan keadaan ini. Ternyata masih ada tempat terindah di Negara Indonesia ku… ^_*

RanuKumbolo

RanuKumbolo

FunDhoz

FunDhoz

Jam 07.00 kami bergegas untuk menuju Kalimati. kami harus melewati tanjakan cinta, yang kalau dilihat biasa saja, tetapi setelah dilewati tanjakan itu benar-benar curam dan terasa sangat berat. Kaget juga setelah melintasi tanjakan cinta, fisik disini sangat-sangat di uji.

Meninggalkan Ranukumblo melewati Tanjakan Cinta

Meninggalkan Ranukumblo melewati Tanjakan Cinta

Setelah melakukan perjalanan yang jauh, akhirnya sampai juga di Kalimati (± 2.700 m). Dari tempat ini sudah terlihat puncak gunung Semeru, puncaknya para dewa, yang sebagian jalur pendakian menuju puncaknya adalah jalur berpasir yang biasa disebut tanjakan 52 (naik 5 langkah, turun 2 langkah.. Mantab sekali laaa ^_^). Setelah itu langsung menuju Arcopodo. Jadi total perjalan dari Ranukumbolo ke Arcopodo dapat ditempuh sekitar 3- 4 jam. Kami mendirikan tenda di Arcopodo dan melakukan persiapan kondisi fisik dan mental untuk pendakian menuju puncak Semeru, dini hari.

Arcopodo, 8 September 2005, 02.00 WIB “DINI HARI”

Kami start pukul 02.00 dini hari dari Arcopodo untuk melakukan pendakian hingga puncak Semeru. Jalur yang ditempuh sangat  menantang, jalur dengan tanjakan yang lebih berat, Banyak pula ditemukan nisan-nisan para pendaki yang meninggal di gunung Semeru. Walaupun sudah mengetahui sedikit tentang cerita gunung Semeru, tetapi tetap saja merasa kaget dan bulu kuduk terasa merinding ketika melihat nisan-nisan itu. Teringat Gie….

Setelah melewati cemoro tunggal, kemudian di mulailah jalur pendakian yang sangat menguras fisik dan mental karena sudah berada di ketinggian lebih dari 2.900 mdpl. Tanjakan 52 sedang dilalui, Oh my GOD… terasa beraaaatt dan sangat melelahkan. Pas kebetulan, aku di damping oleh senior MMCT, sebut saja “beo” namanya. Dia hanya bilang “ayo..sedikit lagi udah puncak, tuu liat tinggal beberapa langkah lagi”. Itu yg selalu membuat aku kembali semangadh. Tapi ternyata masih sangat2 jauh. Naik 2 langkah turun 5 langkah… hahhahaha.

Ini yg namanya "Beooo"

Ini yg namanya "Beooo"

Terasa sangat melelahkan dan tidak sampai-sampai, rasanya ingin pingsan karena kadar oksigen juga sudah menipis, rasa dingin yang teramat sangat pun sudah menyerang, fisik dan mental sudah tak karuan, hanya bisa mengeluh dan berdoa agar kuat dan dapat menjejakkan kaki di puncak gunung Semeru. Hingga matahari muncul saya dan beberapa rekan saya belum sampai di puncak Mahameru, yang ada hanya rasa lelah yang teramat sangat, rasa malas pun melanda.

Aku dan setengah mahameru ku...

Aku dan setengah mahameru ku...

Benar-benar butuh dukungan dan semangat, Karena gunung Semeru masih aktif jadi sebelum pukul 09.00 para pendaki harus meninggalkan puncak Mahameru karena diatas pukul 09.00 akan mengeluarkan letusan-letusan yang dapat membahayakan para pendaki.

AKu dan Puncak Mahameru

AKu dan Puncak Mahameru

Akhirnya, tepat Pukul 09.15 tanggal 8 September 2005 aku  berhasil menjejakkan kaki di puncak Mahameru puncaknya para dewa. Dengan rasa lelah, haru, sedih, senang, bangga kami berpelukan satu dengan yang lainnya dan mengucapkan syukur kepada Allah swt yang telah menciptakan alam semesta yang sangat indah, yang dapat dinikmati oleh umatnya. Akhirnya semua rasa itu terbalaskan dengan keindahan alam yang luar biasa. Dan langsung melakukan upacara penyematan Nomor MMCT. “WIDHOZ M290”

Lagu Hymne Mahameru terdengar sesenggukan dan begitu dalam dari kami MMCT…

Owh Tuhan situasi ini yg selalu membuat aku kangen dengan Mahameru ku….

Turunan semeru, 8 September 2005 jam 10.30 WIB

Ternyata sangat seru dan mengasyikan perjalan turun semeru ^_*  Tapi harus lebih berhati hati karna batu gampang longsor sehingga sangat membahayakan bagi pendaki yg sudah ada di bawah kita.

Seru dan seru…!!!

Wajah para pendaki setelah menuruni Semeru

Wajah para pendaki setelah menuruni Semeru

Mahameru … MANTAB SEKALI..

Tiada yg lebih berharga selain SAHABAT SAUDARA dan KELUARGA

With Luph

WidhoZ M290

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: